9 Februari kemarin, kaum jurnalis di Indonesia memperingati Hari Pers Nasional ke-62. Semoga tetap “independen, obyektif dan tanpa prasangka” dalam bertugas. Semoga tetap mendengarkan “suara hati nurani rakyat” dalam menjalankan “amanat hati nurani rakyat”. Semoga mampu berkontribusi untuk “meningkatkan dinamika masyarakat”. Semoga tetap “berani tanpa tendensi” dalam menjalankan tugas-tugas kewartawanannya, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang “jernih bernilai”. Sebab “selalu ada yang baru” dalam dunia informasi, yang perlu disampaikan kepada masyarakat. Amin 1000 x ….
Catatan :
1. Independen, Obyektif, tanpa Prasangka (motto harian “Suara Merdeka”, sebelum merubah motto menjadi “Perekat Komunitas Jawa Tengah”).
2. Suara Hati Nurani Rakyat (motto harian Kedaulatan Rakyat)
3. Amanat Hati Nurani Rakyat (motto harian Kompas)
4. Meningkatkan Dinamika Masyarakat (motto harian Solo Pos)
5. Berani tanpa Tendensi (motto harian Wawasan)
6. Jernih Bernilai (motto harian Joglosemar)
7. Selalu Ada yang Baru (motto harian Jawa Pos)
target=”_blank”>
Foto di atas diambil salah satu rekan fotografer - saya lupa persisnya, tapi kalau tidak salah oleh rekan Anwar Mustafa dari Jawa Pos Radar Solo - dalam acara pembukaan pameran foto karya pewarta foto Solo, di Solo Square Mall, pertengahan tahun 2007 silam. Momen langka, di mana wartawan tulis, fotografer, reporter radio, kameramen TV, sampe pemegang kebijakan, yang semuanya berkecimpung di industri media dan semuanya memiliki mobilitas tinggi, bisa berkumpul bersama, meski tidak semuanya.
Posisi berdiri (dari kiri ke kanan) :
Lia (SP FM), Rika (JP Raso), Yudha (68H), Bowo (Metro TV), Andhika (Antara), Begog D Winarso (Pemred JP Raso), Gus Yam (TA TV), Jokowi (Wali Kota Surakarta), Agus (SP), Agung (Meteor), Abah (Wawasan), Irfan (SM), Igun (SM) ….. dua orang yang tidak terlihat mukanya dan hanya kelihatan sebagian kepalanya tidak diketahui, siapa mereka
Posisi tengah (dari kiri ke kanan) :
Bahana (Kompas), Akbar (Antara), Onggo (Karavan), Ari (JP Raso)
Posisi duduk (dari kiri ke kanan) :
Eki (Kompas), Indah (SP), Ichwan (JP Raso), Burhan (SP), Pita (Solo Radio), Yoyok (SP)
Tetap jaga kondisi tubuh, kawan, karena pekerjaan kita menuntut ketahanan tubuh yang tinggi … hehehehehehe




weks pertamax…
wah padahal cita2 saya dulu pingin jadi wartawan juga loh
Comment by manda — February 11, 2008 @ 2:18 pm
sukses selalu
Comment by teguh — February 11, 2008 @ 2:29 pm
Selamat hari pers kawan….
Comment by annotnymous™ — February 12, 2008 @ 2:20 am
selamat hari pers…semoga tetap terdepan dan berdedikasi
, lah fotomu ndi? ket mau aku celingukan nggoleki sing nggondrong
Comment by unai — February 13, 2008 @ 1:56 am
sik…. sik… dirimu yang mana mas? *celingak celinguk*
kapan ke yk mas… ketemuan yuuk… miss u..miss u…
Comment by youtea — February 13, 2008 @ 5:36 am
loh, si ndorokakung ndak ngikut yaa?
**teliti poto satu satu**
Comment by -tikabanget- — February 13, 2008 @ 10:51 am
majulah pers!
Comment by thuns — February 20, 2008 @ 8:19 pm
Fan, kamu yg rambutnya panjang pakai kaos putih, sedang dirangkul temanmu yg kumisan yaa? duh itu pertanyaan apa kalimat panjang sih? sorry
Comment by Lili — February 27, 2008 @ 2:08 am
kang update dong… udah seminggu setengah neh
Comment by freely — February 27, 2008 @ 10:27 am
kulonuwun, cah bagus..
saya baru belajar ngeblog, mohon petunjuk.
Wah aku gak katut narsis-narsisan di atas yo bro, yang kemarin di SGM juga gak ada poto2an, wah gak rejekinya nih
silakan dolan ke blog saya, sekali lagi mohon petunjuknya
Comment by Yudhi Hartomo — February 28, 2008 @ 2:56 am
kok pecah potomu bro..memang dicilikke pol yo..
sayang dulu aku gak ikut narsis2an sama jokowi, jadi ndak tayang di blogmu nih. Kemarin di SGM malah gak datang jokowinya, hahahaha…cita-cita kok poto sama jokowi.
salam hangat bro, silakan mampir di blog saya, mohon petunjuknya, maklum masih rookie nih..
Comment by Yudhi Hartomo — February 28, 2008 @ 3:00 am