Mengokang, mengarahkan laras ke sasaran, menahan napas sekadar menenangkan lengan yang kadang bergerak-gerak menahan bobot airsoftgun, menyentuhkan jari telunjuk pada trigger, lalu ….. bang !!!, trigger itu ditarik dan sebuah peluru bundar berukuran 6 mm melesat dari laras, mengarah ke sasaran dan … klonthang !!! sasaran yang berujud kaleng alumunium bekas wadah minuman ringan itu bergoyang-goyang ….
Berlari, berlindung di antara gundukan tanah atau rimbun semak belukar, merayap mendekati sasaran, sementara peluru kadang berdesingan di dekat kepala, menemukan tempat persembunyian musuh, membidik sasaran setelah sebelumnya mengokang airsoftgun, musuh menampakkan diri, … bang !!! sebuah peluru melesat, tapi musuh berhasil menghindar sebelum peluru mengenai bagian tubuhnya. Duh …. nggak kena ….
Mengendap-endap, bertahan dari serangan musuh, dikepung dari penjuru kanan dan kiri, magazine kosong, mengisi magazine dengan terburu-buru, namun aktivitas itu terhenti saat sebuah peluru menyentuh badan. Aaahhhh …. !!!! Kemudian airsoftgun diangkat, menyerah …. berjalan sambil memanggul replika senapan itu, keluar dari area permainan …
——————————-
Tahu airsoftgun? Ini adalah jenis mainan, yang merupakan replika dari senapan serbu, handgun atau senjata api lain, bisa ditembakkan laiknya senapan betulan, tapi menggunakan peluru plastik berbentuk bulat, yang biasa disebut BB atau ball bearing.
Seperti saya sebut pada judul artikel ini di atas, Bukan (Hanya) Permainan. Yup, bermain airsoftgun bukan hanya permainan tembak-tembakan memakai replika senjata. Bahkan, airsoftgun-nya juga tidak bisa disebut hanya mainan.
Sebab bermain airsoftgun - menurut saya - tidak boleh sambil bermain-main. Maksudnya, menyepelekan hal-hal tertentu.
Mata harus dilindungi google. Kepala ditutup dengan balaklava, atau topi. Bahkan kalau perlu memakai helm. Pakaian yang dikenakan juga sebisa mungkin cukup tebal, sehingga bisa melindungi dari lesatan peluru yang menyentuh bagian tubuh. Kenapa? Karena peluru yang dilesatkan mainan ini cukup kencang dan bisa melukai, jika pemainnya menyepelekan unsur keselamatan.
Main airsoftgun bukan (hanya) permainan, juga karena unsur kerjasama antar tim sangat diperlukan, terutama saat skirmish, sebutan untuk pertempuran antar pemain airsoftgun. Strategi bisa disebut mutlak untuk memenangkan pertempuran, laiknya dalam perang sesungguhnya.
Maka itu, permainan ini tidak bisa dibilang hanya permainan. Juga tidak bisa dilakukan dengan main-main.
Tapi sudahlah, nggak usah memikirkan pemahaman saya soal permainan airsoftgun yang bukan (hanya) permainan ini. Saya juga nggak ambil pusing kok.
Lebih baik, ambil unsur fun-nya, unsur kerjasama antartim-nya, unsur pertemanannya-nya, dan unsur-unsur positif lainnya.
Tapi sekali lagi, jangan menyepelekan unsur keamanan, jika Anda tertarik untuk bermain. Karena bisa membahayakan diri Anda. Akan menjadi konyol, jika Anda berniat mencari hiburan untuk melepas stres, tapi malah terluka karena ada peluru nyasar mengenai bagian tubuh yang rawan hanya karena Anda tidak menggunakan pengaman.
So, happy shooting ……………
tertanda
tukang nggedeblues ——— pengguna DE M50 (sniper), CYMA CM023 MP5 (LPEG), Well MR744 (spring), Yue Ge Er Beretta M945 (handgun spring)
NB : artikel ini ditulis, karena bermain airsoftgun sedang menjadi hobi baru saya … hehehehehehehehehehehe. sungguh, bukan permainan yang bisa dilakukan dengan main-main … hehehehehehe.




hahaha… seru banget. Di Tangerang jg ada tuh, tp gw lom pernah coba. Kayaknya asik.
Comment by Dewi — June 13, 2007 @ 1:32 am
hehe.. maen dimana? di jogja kayaknya belum ada deh.
Comment by kenz — June 13, 2007 @ 2:04 am
holaaaaaaaaaaaaaa… *hugs* kangen euy ama mas wartawan ini… pha kabar? lagi asik maen airsoftgun?
di sini ga ada euy maenan kek gituh..
Comment by vi3 — June 13, 2007 @ 2:56 am
pengennnnnnnnnnnnnnnnnnn…………..
Comment by diditjogja — June 13, 2007 @ 6:30 am
ooo dadi kayak main conterstrike versi offlen gitu toh…
Comment by aad — June 13, 2007 @ 6:40 am
lock and load!!
ok, let’s move out!!
enemy spotted!!
roger that!!
go! go! go!
fire in the hole!!
i’m hit!
enemy down!
Comment by zam — June 13, 2007 @ 6:45 am
Halah, tak kira sblm click more ini cerita science fiction apa
ternyatah oh ternyatah
kunjungan balasan, dan maab atas linggisannya :p
Comment by trie — June 13, 2007 @ 9:27 am
waaaaaaaaa pingin…
Comment by unai — June 14, 2007 @ 1:47 am
Masa kecil kurang bahagia nih..? hehehe.. Jadi inget jaman kecil dulu main ‘peletokan’ dengan pelor sejenis biji2an yang bikin gatal kulit.. Nggak perlu goggle nggak perlu baklava. Kalau kena mata, ya apes lah hahaha..
Piye kabare bos? Masih doyan indomi kan? hehehe
Comment by JaF — June 14, 2007 @ 4:30 am
blom pernah ikut permainan ini nih. tapi kata temen sih asik..
jadi penasaran pengen njajal
Comment by amma — June 15, 2007 @ 3:42 pm
di mana ada permaenan kek gitu di Solo????
Comment by may — June 18, 2007 @ 1:56 am
tanding karo Ustadz Jefry ajah
Comment by thuns — June 18, 2007 @ 6:27 pm
haluuuuuu.. masih maen2 pistol yak?
Comment by vi3 — June 21, 2007 @ 3:03 am
Cerita airsoft gun ini, jadi ngingetin seorang kawan, dia salah satu ‘close protection unit’ dari VIP disini, yang tiap bulan harus ikut sertifikasi menembak (dengan senjata beneran) dan belajar kena tembak pake airsoft gun dan senapan beneran dengan ‘powder bullets’ - meski udah pake body armor - tetep aja biru2 dan suaaakitnya bukan main.
Gimana nih, ngedebluesnya dah sampe mana? - Seneng dah bisa mampir keisni lagi, lama blom sempet nengok.. salam hangat dari negeri si bau kelek di barat afrika..
Comment by Domba Garut! — June 21, 2007 @ 9:10 pm
maksudnya maen pistol aer kah? tembak2an sama ikan donkkk..
ir, kemaren ga puas ah obrolannya. kamu malu2 ternyata dehhh..
hayo. kapan ke belanda.
Comment by sa — June 22, 2007 @ 4:58 am
orang kok melayani nafsu untuk berperang….peace gitu lo
Comment by imron — June 28, 2007 @ 10:30 am
oooh mas irfan ada malu2 juga tho…
*lirik mbak Sa*
Comment by yustin — June 28, 2007 @ 12:04 pm
Hmmm Rambo ya KAng???
Comment by G. I JANE — June 28, 2007 @ 1:08 pm
pelampiasan setelah dihajar teroris… trus maen teroris terorisan to??
Comment by toooooooooooooopics — June 28, 2007 @ 7:48 pm
blajar jadi teroris yak
Comment by thuns — July 9, 2007 @ 1:17 am
waah……..kira-kira main airsoft gun make duit apa make daun ya? kayaknya muahaual
joking ding, lah wong hobi mau apa ya kan tukang nggedeblues……..
lamanya nggak main kesini
Comment by afin — July 13, 2007 @ 6:10 am
berlindung di antara gundukan tanah…. bahasa indonesianya “gundukan” itu opo kang?
Comment by PriyayiSae is Back — July 13, 2007 @ 11:03 am
ah pancen tukang nggedeblues…lha wong kalenge mung nang ngarep kamar kost-e kok….
mbok adhimu iki di jak kistul-kistulan….
Comment by cah gantheng.... — July 22, 2007 @ 9:02 am
Hai Bro Irfan … saLam,
perkenaLken saya arezk, boLeh dunk kita kapan” ketemu gettow skaLian ngobroL ttg aersoftgun…
secara saya jg sedang semangat”nya maenan ASG
(now saya pegang M4 S-System &sedang OTW2myHand AK47S TacticaL) … dah g’sabar rasanya pengen dar-der-dor…
Biasa maen dimana Bro? boLeh dunk kapan-kapan saya ikutan…
thanks
Comment by ArezK — August 17, 2007 @ 7:14 pm
woi…welcome to the club he5
aku juga maen tuh..di sini agak ngeri kalo skirmish
aturannya 350 - 400 fps…
meski pake pelindung banyak juga yg luka…tapi itu seninya…
kita juga maen ma TRANS TV (grup ini maennya busyet ngilani..fps-nya gede2 dan upgrade)
aku sih biasnya sama GAT (Gramedia Airsoft Team)..pdhl aku Jawapos…kmaren habis ngalahin tim majalah Gatra.
di sini tempat maennya pun lumayan asik…kalo mau model gedung ada…kalo mau mau model jungle banyak yg nyewain…
ada jug ayg agak mahal, ada helikopter, truk rusaknya buat ngumpet…
yo wis…selamat berburu manusia ya…paling nggak melepaskan stress drpd bunuh orang beneran he he he
Comment by mono — August 21, 2007 @ 7:28 am