Sudah sepekan lebih, fisik dan psikis saya, juga rekan-rekan jurnalis di Solo terkuras. Berawal ketika Selasa, 20 Maret lalu, Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menggerebek tempat yang diduga menjadi markas jaringan teroris di Maguwoharjo, Depok, Sleman. Dalam peristiwa itu, beberapa orang yang diduga terlibat kelompok Abu Dujana, salah satu anak buah Noordin M Top, ditangkap.
Peristiwa itu berkembang. Rabu, 21 Maret, di rumah Sikas, yang diduga anggota kelompok itu di Pancasan, Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, ditemukan sejumlah bahan peledak dan senjata. Peristiwa itu tidak hanya menggegerkan masyarakat, tapi juga bikin heboh wartawan-wartawan yang mau tidak mau harus meliputnya.
Kejadian itu masih diikuti rentetan peristiwa. Rabu, 21 Maret malam, polisi menemukan sejumlah TNT di rumah Sutarjo, di Temulus, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Dan itu masih diikuti serentetan kejadian-kejadian, buntut dari pengembangan kasus, yang juga tak boleh luput untuk diliput.
Hingga saya menulis artikel ini pada Rabu, 28 Maret, pukul 21.15 dan dalam kondisi badan lengket karena belum mandi, serentetan peristiwa yang masih terkait dengan penangkapan orang-orang yang diduga teroris, masih belum selesai.
Besok-besok pun, tentu masih ada perkembangan-perkembangan, yang harus di-cover saya, juga rekan-rekan wartawan lain. Telepon genggam kudu stand by 24 jam. Setiap ada informasi yang didengar, harus diwaspadai, sebisa mungkin dikonfirmasi kebenarannya. Setiap pergerakan polisi, harus diamati. Intinya, agar kami - para jurnalis - tidak sampai kecolongan berita.
Lelah, itu pasti. Tidak hanya fisik. Tapi juga pikiran. Lelah fisik, karena kami harus ke lokasi-lokasi yang letaknya sering tidak berdekatan, untuk mengkonfirmasi informasi, atau mencari informasi terbaru. Memang, ke sana naik motor. Tapi dalam kondisi otak penuh informasi yang berkembang, tentu akan berbeda dengan ketika naik motor untuk sekadar mubeng-mubeng kota. Lelah pikiran, itu lebih berat lagi. Karena otak kami juga harus siaga 24 jam, kalau-kalau ada pergerakan terbaru dari kasus ini.
Hampir tiap hari, sejak Rabu, 21 Maret itu, saya pulang cukup larut. Selalu di atas pukul 20.00. Bahkan kadang lebih, karena saya lebih baik nongkrong di kantor, menanti kemungkinan ada kejadian terbaru yang kudu ditindaklanjuti dengan peliputan, daripada di rumah kos saya. Tidur juga kadang tidak nyenyak, karena tidak sekali dua kali ada SMS atau telepon yang masuk dari rekan wartawan lain, yang menanyakan atau memberitahu perkembangan informasi teroris.
Tiap hari, kontak-kontak antar rekan wartawan lebih intensif dilakukan. Karena lokasi kejadian tidak hanya seluas 1-2 km persegi saja, tapi lebih luas. Padahal saya juga harus stand by di Sukoharjo kota, basis wilayah liputan saya. Jadi, jaringan kewartawanan pun harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Saling memberi informasi, juga saling menerima informasi. Sebab kami juga tidak mungkin berada di dua tempat dalam waktu bersamaan, ketika ada kejadian yang berlangsung di dua tempat berbeda dalam waktu yang sama.
Entah sampai kapan, hal ini akan berlangsung. Saya, dan mungkin rekan pemburu berita yang lain, berharap soal teroris ini segera usai. Meski pun dari peristiwa ini kami juga mendapat bahan berita, tapi kalau seperti ini terus kondisinya, ya berat juga.
Ya, semoga saja hari-hari damai segera kembali, tidak diteror dan “dihajar” dengan info-info soal teroris. Kami juga manusia, je. Setidaknya, kami juga butuh menikmati hari-hari dengan damai, kan. Meski itu kelak akan terusik lagi, dengan info soal teroris.
NB : meski nggresulo seperti itu, saya tetap (berusaha) menikmati setiap detik dari rutinitas pekerjaan saya … hehehehehe. Jurnalistik memang menyenangkan ….




Sabar fan, biasa konsekuensi jurnalis kaleee
plot macem ni kayanya masih bakal nyenggol Solo deh
Btw maapken daku tak pernah mampir ke sini hihihihi
Comment by indi — March 28, 2007 @ 3:36 pm
Salut deh….
tanpa berita dunia akan hampa *halah*
Sukses ya…. Kita tunggu berita selanjutnya
Comment by maya — March 29, 2007 @ 3:32 am
hehehe..
bersiaplah, karena kantor berita saudara akan kami ledakkan!!
*kabur, ngambil TNT*
Comment by teroris — March 29, 2007 @ 9:53 am
he mas, TNT saya kebawa ama situ ga? kok kurang satu kotak ya…

awas lhoo mas ntar saya ledakin…..
*kabu n lwaaarii kweennceng……*
Comment by temennya teroris — March 29, 2007 @ 2:32 pm
semangaat kang….haja…r…
Comment by deep_track — March 30, 2007 @ 7:20 am
Wuihhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh edddddddddddaaan tenan ik…
Ayooooooooooooo serbuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
Comment by Ken — April 1, 2007 @ 5:45 am
hajar balik kang!!!!!
Comment by tooooooooooooooooooopics — April 1, 2007 @ 8:40 pm
waduh… maenannya teroris sekarang. Gak serem bro?
Comment by dewi — April 2, 2007 @ 1:34 am
Sabar-sabar botbote golek sesuap nasi, tapi sing penting tetep ikhtiar, piye kabarmu? nek selo yo nongol sesok tanggal 7 April 2007 Sam ngunduh manten neng Jogja neng Kagama teko yo….
Comment by araw — April 3, 2007 @ 5:13 am
Moga2 gonjang-ganjing ini cepet usai deh.. biar bisa idup tenang, pengenliburan ke Jogja ah nanti.. amu dong dianter jalan2
Comment by kampret nyasar — April 5, 2007 @ 10:53 am
woo pantatan dr kmaren statusnya pakde bos ini berbau teroris. yang sabar pakde bos! nggresulo itu wajar, salah satu cara merefresh diri biar smangat kerja lagi! *jd inget seseorang* wakakakakak!
Comment by Ash! — April 6, 2007 @ 9:00 am
sabar yo, dek… *hugs*
Comment by vi3 — April 8, 2007 @ 10:06 am
Seuwi gak mampir kene. piye kang pikirane wes enteng?
Comment by a l i — April 11, 2007 @ 4:52 am
hehe mas TETAP SEMANGAT!!
Comment by vaye — April 11, 2007 @ 7:09 am
hati hati ya..
Comment by sa — April 15, 2007 @ 8:12 pm
genjot terus bang!
Comment by medon — April 18, 2007 @ 2:55 am
Sabar ya mas
ada ganjaran pahalanya kok hehe
Comment by asty — April 18, 2007 @ 7:00 am
Om, ini lagi kemana nih? ngilang tanpa update…
Comment by Domba Garut — April 18, 2007 @ 8:42 pm
Ya, resiko pekerjaan ya.. Nikmatin aja tiap detiknya karena kalo ga ada tantangan juga ga enak toh mas..
Piye mas kabare.. kangen aku lama ga mampir..
Comment by Tina — April 22, 2007 @ 8:07 pm