Well she’s walking, through the clouds
With a circus mind that’s running wild
Butterflies and zebras
And moonbeams, and fairy tales
That’s all she ever thinks about
Riding with the wind
When I’m sad she comes to me
With a thousand smiles she gives to me free
It’s all right she said, it’s all right
Take anything you want from me
Anything
Fly on Little Wing
Little Wing
Saya jarang banget posting di blog ini dalam rentang waktu sangat dekat antara postingan sebelumnya dengan postingan terbaru. Tapi pas hari ini, 17 Maret 2006, jam 01.47, saya nongkrong di sebuah warnet di Solo, tiba-tiba terlintas ide untuk nulis posting ini. Ya sudah. Lanjutttttt ………
Inspirasinya dari lagu Little Wing, yang dinyanyikan The Corrs. Bukan soal tema lagunya yang mau saya bahas. Tapi tentang lagu itu sendiri.
Little Wing. Salah satu lagu dari Jimi Hendrix, yang sudah dinyanyikan beberapa group band sesuai interpretasi mereka masing-masing.
Yang saya tahu, selain The Corrs yang membawakannya secara akustik, Skid Row juga memainkan lagu itu di salah satu album mereka dengan corak glam rock-nya. Atau Steve Vai yang memainkan lagu itu dalam salah satu konsernya, yang saya ketahui setelah nonton DVD bajakannya seharga Rp 10 ribu. Sebagai virtuoso gitar, Vai memainkan melodi gitar, yang juga jadi kekuatan lagu itu dengan permainan speed fingering tangan kirinya..
Stevie Ray Vaughan, pendekar Texas Blues, juga memainkannya dengan pendekatan blues yang kental. Tapi Stevie tidak mendendangkan lirik lagu tersebut, melainkan memainkannya secara instrumen. Elemen blues yang sudah cukup kental di versi asli yang dibawakan Jimi Hendrix, jadi lebih kental di tangan Stevie.
G3, sebuah grup yang awak intinya adalah tiga gitaris papan atas , juga memainkan Little Wing di konser mereka. Lagu itu muncul ketika G3 konser dengan formasi Joe Satriani, Steve Vai dan Yngwie Malmsteen nge-jam bareng di akhir konser, yang video rekamannya juga sudah beredar dalam format DVD bajakan … :p Interpretasi mereka atas lagu itu bahkan lebih dahsyat. Melodi gitar di bagian akhir lagu menjadi lebih keren di tangan tiga gitaris kugiran itu.
Mungkin masih ada band lain yang juga memainkan lagu itu dalam konser atau album rekaman mereka. Hanya saja, saya belum mendengarnya.
Eric Clapton, juga memainkannya. Tapi saya belum pernah mendengarnya. Hal itu saya ketahui dari sebuah website. Gitaris yang dikenal dengan julukan slow hand itu memainkannya di beberapa konsernya. Wah, saya jadi penasaran, seperti apa lagu Little Wing di tangan seorang Clapton.
Cuma Little Wing versi The Corrs yang tidak saya suka. Sekali lagi, tidak saya suka. Lagu aslinya memang slow, tapi di tangan grup asal Irlandia itu, lagunya jadi terkesan menye-menye. Intro petikan gitar yang dimainkan Hendrix, dirubah dengan suara - mungkin flute - yang memang harmonis dengan lagunya. Bagian outro juga diisi suara flute. Soul lagunya jadi hilang. Sangat tidak Little Wing. Makanya saya males mendengarkannya, meski punya rekamannya.
Little Wing versi aslinya sendiri, bisa dibilang lebih simpel dari versi yang dimainkan Steve Vai, Stevie Ray Vaughan, Skid Row atau G3. Soundnya vintage, kasar, buluk, khas sound-sound dari ampli gitar era 60-an akhir. Hendrix memang hidup di era itu. Era 60-an merupakan era awal perkembangan gitar listrik. Tapi sound itu juga khas Hendrix.
Gitaris yang menjadi blue print dari gitaris-gitaris papan atas di planet bumi itu - sejauh yang saya tahu - memainkan Little Wing dalam dua versi. Instrumen, dan versi yang lengkap dengan lantunan lirik. Durasinya juga pendek. Mungkin 3 menitan.
Dan sampai sekarang, Little Wing masih menjadi salah satu lagu favorit saya. Baik versi aslinya, maupun versinya Skid Row, Stevie Ray Vaughan, Steve Vai, atau G3. Tapi tidak untuk versinya The Corrs.
NB : saya pernah dikirimi lagu itu oleh seorang preman baik hati, yang biasa nongkrong di blog ini. thanks ya, ‘wi …. !!!




Wua.. aku suka juga lagunya mas.. punya juga mp3 nya.. hehe.. Kepiye mas kabare? Kangen baca2 aku baca sik yaa..
Comment by Tina — March 16, 2007 @ 9:22 pm
ih!! sebagai penggemar beratnya the corrs saya ngga terima! menurut saya litle wing-nya the corrs enaaaak banget
huuhuhuhu… kita emg beda level
Comment by chocoluv — March 17, 2007 @ 1:32 am
sing versi ndang-ndut ana ra kang?
wikikikikikik…
Comment by zam — March 17, 2007 @ 2:21 am
G3 ki sak ngerti ku kamera je kang
Comment by gakngertiblues!! sumpah!! — March 17, 2007 @ 10:43 am
lek G4 iku sak ngertiku laptop wekekekek!
pakde bos, bijimana kabarmuh? kangen sayah whuakakakakak…
versine the corrs durung tau krungu. mengko tak nyolong lagune sek ng internet, lagi komen…
Comment by Ash! — March 18, 2007 @ 5:38 pm
lek G4 iku sak ngertiku laptop wekekekek!
pakde bos, bijimana kabarmuh? kangen sayah whuakakakakak…
versine the corrs durung tau krungu. mengko tak nyolong lagune sek ng internet, lagi komen…
Comment by Ash! — March 18, 2007 @ 5:38 pm
hehe…. pernah denger versinya steve vai ama g3.. trus dengerin versinya the corrs.. malah tak kirain lagu yang beda dengan judul yang sama.. jan.. blas ra nge-soulâ„¢ tenen kok versine the corrs…
Comment by deep_track — March 18, 2007 @ 6:26 pm
hm… lagu little wing? klo ga salah lagu itu ada di album skid row sebelum subhuman race… keren lagunya dengan suaranya melengkingna yg khas dari sebastian bach.
weh iya kaset skid row ku yg album itu mana ya??????
Comment by kucinglistrik — March 19, 2007 @ 4:08 am
hmmm… yg memainkan litle wing tapi cuman drummer ada nggak yah
Comment by thuns — March 19, 2007 @ 1:05 pm
fan, coba deh dengerin lagi little wing versi the corrs, enak kok bener!!! Kalo lagu bagus dibawain siapa juga tetep bagus, kamu jangan mendiskreditkan the corrs gt dong….. ;P
Comment by mayssari — March 20, 2007 @ 12:59 am
lama nggak jumpa irf, ngomong2 itu kan masalah kesukakaan aja, lah kamu kan suka blues to…kali itu yang ngaruh hehehehe
Comment by afin — March 20, 2007 @ 5:35 am
say no to lagu menye menye… wakakakakakaka….
wah kang kemaren maen jogja ya?? aku lagi tepar jeh.,. jadi ngga bisa ketemu njenengan.,.,
Comment by tooooooooooooooooooooopics — March 20, 2007 @ 10:56 pm
kang… pingin ngrungokke swaramu nyanyi!
Comment by PriyayiSae — March 21, 2007 @ 11:08 am
mbok sekali-kali kalo lagi ngumpul nyanyi lagu iki to mas :d.
Comment by amma — March 21, 2007 @ 4:18 pm
huahuhaa… gw ga suka the corrs… menye menye sih. :p~
Comment by dewi — March 22, 2007 @ 1:36 am
soal lagu..?? ngga ngerti banyak saya.. maap..
Comment by templank — March 23, 2007 @ 4:38 pm
mbok ya merekam lagunya dg suara sendiri, petikan gitar sendiri, kemudian ditampilkan di sini gitu loh.
wong aku ndak kenal si va’i, si ‘e-row, si g-spo.. eh salah si g yg ada 3. kan enakan dengerin petikan dan suara si orang manis. *katanya*.
Comment by sa — March 25, 2007 @ 8:59 pm
Aku and suami udah pernah nonotn steve vai 2 kali..he.he.. soalnya kami juga penggemar beratz nya… apa kabar Fan?
Comment by Lili — March 27, 2007 @ 12:21 am
fan.. gimana masa percobaannya?
Comment by vi3 — March 27, 2007 @ 8:09 am
mas kapan datang ke jakarta??????????untuk konser g3 gitaris dunia…………..tak tunggu lho!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Comment by sonny — May 21, 2007 @ 3:07 am
gue lagi nyari teks littel wing pas buka ini kebetulan banget ada, so thank’s banget ya, kalo ada sekalian dong teks keepin ,rock in the free world.thank ya sebelumnya
Comment by AB — July 29, 2007 @ 12:45 pm
bos… kirimin lagu little wing dong… versi asli ma versinya G3… mw ngejamm… uy…
Comment by Fajar — January 6, 2008 @ 12:01 pm