Photobucket - Video and Image Hosting Beberapa hari lalu, saya nonton film Dragon Tiger Gate. Ternyata, basic cerita film itu dari cerita awal di komik Long Hu Men, karangan Tony Wong. Komik Long Hu Men ini ceritanya merupakan babak awal sebelum kisah yang diceritakan di komik Oriental Heroes. Di Indonesia, Oriental Heroes ini dulu terbit di tahun 1990-an dengan judul Tiger Wong.

Dulu, Tiger Wong ini jadi bacaan favorit saya pas SMP dan SMA, bersama komik Tapak Sakti - judul aslinya kalo gak salah The Force of Buddha’s Palm - dan komik Pukulan Geledek yang judul aslinya Drunken Fist.

Photobucket - Video and Image Hosting Kembali ke komik Tiger Wong. Tokoh sentralnya, jelas si Tiger Wong alias Wang Xiao Hu (gambar kiri). Inti ceritanya, dia datang dari Hongkong ke Thailand untuk mengejar dan membalas dendam pada Chan Ou Wan, yang telah membunuh Wang Xiao Long alias Dragon Wong, kakak Tiger Wong.

Photobucket - Video and Image Hosting Nah, Chan Ou Wan ini (gambar kanan) bersembunyi di sebuah perkumpulan - atau semacam mafia pengedar narkoba- bernama Pemuja Sejagat, yang dipimpin tokoh bernama Supreme.

Photobucket - Video and Image Hosting Karena Chan Ou Wan didukung pendekar-pendekat aliran hitam yang kuat di Pemuja Sejagat, tidak gampang bagi Tiger Wong untuk membalas dendam pada Chan Ou Wan. Dalam perjalanannya, datang Little Dragon - alias Shi Hei Long (gambar kiri) - menyusul ke Thailand untuk membantu Tiger Wong memerangi Pemuja Sejagat sekaligus memburu Chan Ou Wan.

Setelah melewati beragam cerita, konflik dan pertarungan yang digambarkan Tony Wong dengan gambar-gambar yang sangat keren menurut saya, komik itu dihentikan penerbitannya. Lha, padahal Chan Ou Wan, musuh utama Tiger Wong, belumlah mati. Padahal, musuh Tiger Wong masih bejibun. Wah, si penerbit kurang tanggung jawab. Lha wong ceritanya belum tamat je, kok komiknya tidak diterbitkan lagi.

Padahal, sudah bertahun-tahun saya membaca komik yang terbit dua minggu sekali itu, berharap ending ceritanya manis, kebaikan menang atas kejahatan, dan dendam Tiger Wong pada Chan Ou Wan terbayar. Eh, lha kok ternyata, penerbitannya nggak diteruskan. Mungkin karena penjualan komiknya sudah nggak menggembirakan lagi, dan penerbitnya tidak dapat untung banyak, makanya komik itu dihentikan penerbitanya. Huuuuuuu …. pembaca kecewa.

Nah, sekitar tahun 2000 atau 2001 lalu, terbit komik berjudul Long Hu Men, juga karangan Tony Wong. Tokohnya, ya tiga jagoan di komik Tiger Wong itu. Bedanya, kalau di komik Tiger Wong, nama tokohnya diganti tidak memakai bahasa China. Wang Xiao Hu jadi Tiger Wong, Wang Xiao Long jadi Dragon Wong dan Shi Hei Long jadi Little Dragon, atau tokoh lain diganti namanya sesuai karakternya. Nah, di komik Long Hu Men, tokohnya tetap memakai nama asli dalam bahasa China.

Sebagai penikmat komik Tiger Wong, saya awalnya juga membaca komik Long Hu Men ini. Secara gambar, menurut saya, lebih keren gambar di Tiger Wong. Lebih klasik. Nah, ketika saya mulai bekerja, saya jadi tertinggal buaaaannnnyyaakkkk seri komik ini. Sekarang, episode komik ini sudah 100 lebih. Huuaaaaaa ……… banyak banget. Hiks …….. padahal saya juga pingin baca komik ini. Sebenarnya masih ada di rental komik langganan saya. Tapi bacanya itu, yang kadang malas. Kapan-kapan deh, saya pinjem.

Oh ya, bersamaan dengan terbitnya Long Hu Men, juga diterbitkan komik Dragon Tiger Heroes. Komik ini sama persis cerita dan gambarnya dengan komik Tiger Wong, tapi terbit hitam putih dan diterbitkan dalam format buku kecil, tidak berwarna dan lebar seperti majalah seperti format komik Tiger Wong. Satu buku memuat sekitar empat sampai lima jilid komik saat masih terbit dengan nama Tiger Wong.

Nah, kalau yang Dragon Tiger Heroes, saya membacanya, karena saya masih sangat suka dengan komik Tiger Wong. Yah, itung-itung nostalgia. Tokoh di komik Dragon Tiger Heroes ini juga memakai nama asli dalam bahasa China, tidak diganti.

Tapi, setelah membaca sampai puluhan episode, saya kembali dongkol. Dengan sangat tidak bertanggung jawab, si penerbit komik ini tidak menerbitkan lagi lanjutan kisahnya. Padahal, saya dulu berharap, Dragon Tiger Heroes bisa diterbitkan sampai jalan ceritanya tuntas. Minimal sampai Wang Xiao Hu bisa membalas dendam pada Chan Ou Wan. Eh, lha kok ternyata sama saja, tetap tidak berlanjut penerbitannya. Huuuuuuu ……. pembaca kecewa lagi.

Photobucket - Video and Image Hosting Gambar di samping adalah sampul edisi perdana Oriental Heroes yang - mungkin - terbit di Hongkong, negara asli dari mana komik ini berasal. Kalau gak salah, sampul itu juga terbit di edisi Tiger Wong di Indonesia, tapi entah nomor berapa. Gambar tokoh yang sedang ngangkat satu kakinya itu adalah Tiger Wong, sementara gambar di belakangnya adalah salah satu musuh Tiger Wong yang muncul di episode awal. Saya lupa nama jagoan aliran hitam itu. Tapi kalau nggak salah, senjata si penjahat itu adalah panah. Dia gemar melukis dengan memakai kulit manusia. Ya, si penjahat itu memang kanibalis. Layaknya penjahat, dalam pertarungan dengan - kalau nggak salah - Tiger Wong, dia akhirnya mati dengan kepala remuk akibat tendangan dahsyat Tiger Wong.

Sekarang, lompat ke film Dragon Tiger Gate. Alkisah, Wang Xiao Long bergabung dengan perkumpulan jahat (namanya lupa), yang ada di bawah kekuasaan Pintu Losa (bahasa Chinanya gak ngerti). Sementara Wang Xiao Hu adalah murid utama perguruan Pintu Naga Macan (ini juga nggak ngerti bahasa Chinanya). Keduanya berbeda pendapat, karena Wang Xiao Long - sesuai pesan mendiang ibunya - harusnya membesarkan perguruan Pintu Naga Macan.

Upaya Wang Xiao Hu menarik Wang Xiao Long kembali ke Pintu Naga Macan sempat gagal. Hingga akhirnya, laiknya film-film action, Wang Xiao Long balik memerangi Pintu Losa, mengalahkan pentolannya dan kembali ke Pintu Naga Macan. Kebaikan menang lawan kejahatan. Klise ……

Ya, filmnya lumayan, meski alur ceritanya gampang banget ditebak. Tapi adegan kungfunya keren sekali. Di film ini pula diceritakan awal pertemuan Wang Xiao Hu dengan Shi Hei Long, yang juga diceritakan di komik Long Hu Men nomor-nomor awal.

Diceritakan juga tentang bagaimana codet panjang di mata kiri Shi Hei Long bisa terbentuk. Ternyata, codet itu dibuat Shi Hei Long sendiri pada saat masih kecil, biar kelihatan sangar. Sebab, waktu kecil, hidupnya sering ditindas orang yang kuat. Biar kelihatan menyeramkan, dia kemudian membuat codet di mata kirinya.

Di film itu pula, diperlihatkan jurus-jurus andalan Wang Xiao Hu dan Shi Hei Long. Visualisasi jurusnya mirip dengan yang digambarkan di komik. Wang Xiao Hu hebat dalam hal tendangan. Di komik Tiger Wong, salah satu jurusnya dinamanakan Naga di Langit Kesembilan. Di film, jurus tendangannya diberi nama Petir Naga Tunggal. Sayang tidak diperlihatkan soal ilmu Sembilan Matahari milik Wang Xiao Hu, yang visualisasinya di komik terlihat keren.

Jurus Baju Besi Emas-nya Little Dragon - di komik Tiger Wong - juga diperlihatkan di film itu. Namanya menjadi Lonceng Emas. Dengan memakai nunchaku atau double stick, Shi Hei Long membentuk jurus itu, lengkap dengan gambar lonceng emas untuk mempertegas visualisasinya.

Nah, penasaran? Monggo, cari tuh film. Apalagi buat yang merasa dulu penggemar komik Tiger Wong. Btw, saya masih penasaran, bagaimana ending komik Tiger Wong atau Dragon Tiger Heroes. Penerbit, tolong dong diterbitkan lagi lanjutan ceritanya. Pleaseeeeeee……………..

gambar-gambar saya ambil di
http://www.comics-collected.com
http://mnc-comics.com