Wah, tak kusangka, ternyata blog (tak) bermutu berjudul irf.blogsome.com ini sudah setahun usianya. Tanpa pesta, tanpa tiup lilin, sekadar kontemplasi mengingat setahun perjalanan pertama, untuk sekadar merayakan usia pertama irf.blogsome.com

Harusnya, tulisan ini diposting beberapa hari silam, sebelum 16 Agustus. Sebab, postingan pertama saya di blog ini yang berjudul Overture, saya posting sebelum 16 Agustus. Saya lupa tanggalnya, karena di postingan pertama itu juga tidak ada tanggal berapa diposting. Tapi karena berbagai hal, akhirnya tulisan ini saya buat di akhir Agustus. Gak papa lah, better late than never late….hehehehehe.

Hmmm …… sudah setahun, cukup banyak peristiwa yang saya alami, berkaitan dengan adanya blog ini. Kenal dengan orang-orang yang menyenangkan di berbagai penjuru, menang di lomba entry HUT ke-2 Blogfam, kopdaran dengan orang-orang yang sebelumnya belum pernah saya temui (well, it’s amazing, pals !!!), cangkrukan bareng, foto bareng, dsb dsb dsb.

Sedikit nostalgia, aaaahhhhh
Sebelum blog ini ada, saya pernah tertarik untuk membuat blog. Ini karena teman saya, si imponk tiap hari bikin blog. Dan kayaknya asyik. Tapi karena saya dulu nggak punya banyak waktu untuk nongkrong di depan komputer, keinginan tinggal keinginan.

Baru setahun silam, akhirnya saya meniatkan diri untuk membuat blog, setelah saya tak lagi tugas di lapangan, dan sering berkutat di balik meja redaksi. Blog saya terwujud. Dan saya memilih tiga huruf - i, r dan f - untuk membuat judul blog. Tiga huruf yang menjadi awalan nama saya, irfan.

Dan … bla … bla … bla

Tulisan demi tulisan mengalir, meski tak rutin.
Berbagai komentar atas “cangkeman” yang saya utarakan lewat tulisan tertera. Kawan dari berbagai penjuru berdatangan, pun demikian saya juga “berjalan-jalan” ke utara, timur, barat dan selatan untuk menyambangi teman-teman blog yang tersebar di empat penjuru mata angin.

Lalu, saya bertanya pada diri saya sendiri, apa sih yang saya rasakan dari setahun nge-blog? Jawabannya, saya tambah kaya. Bukan kaya materi, tapi kaya ilmu dengan belajar dari pikiran berbagai macam orang yang dituangkan dalam postingan blog. Kemudian saya tambah kaya dengan punya banyak teman yang menyenangkan. Itu jawaban sementara, atas pertanyaan saya terhadap saya pribadi.

Waktu awal nge-blog, saya dikasih tahu, ada semacam software (bener ya, software?) atau apa pun lah namanya, gak penting, yang bisa mencatat seberapa banyak orang yang datang berkunjung ke suatu blog atau suatu situs di internet. Saya langsung tertarik. Pikir saya, kalau semakin banyak orang yang berkunjung, berarti blog atau situs itu terkenal. Dan itu berarti sukses.

Saya pun memasang software (bener ya, software?) atau apa pun lah namanya, gak penting, untuk mencatat data statistik pengunjung yang datang ke blog (tak) bermutu ini. Setelah itu, setiap hari, saya melongok ke situs yang mencatat jumlah pengunjung blog saya. Hmmmm….nggak banyak juga. Tapi gak papa, karena masih awal.

Tapi kemudian, setelah berbulan-bulan nge-blog, rasanya software (bener ya, software?) atau apa pun lah namanya, gak penting, pencatat data statistik itu jadi tidak penting lagi. Meski kadang saya masih membukanya, tapi saya sudah tidak peduli lagi, apakah yang datang berkunjung ke blog saya banyak atau sedikit. Tidak penting. Mau banyak atau sedikit, tidak saya pikir lagi. Buat saya, banyaknya pengunjung tidak berarti blog itu sukses. Itu pemikiran saya.

Ada yang lebih penting dari sekadar banyaknya pengunjung yang datang, yang saya rasakan sekarang. Apa itu? Jawabannya, pertemanan. Ya, pertemanan. Pertemanan dengan teman-teman blog itu. Itu yang lebih penting.

Seperti yang saya katakan di awal, dari blog ini saya bisa kenal dengan teman-teman di berbagai penjuru. Tanpa nge-blog, rasanya saya tidak akan mengenal mereka, teman-teman di dunia maya yang kehangatan pertemanannya bisa saya rasakan di dunia nyata. Tanpa nge-blog, saya tentu tidak tahu cerita-cerita dari berbagai negeri, dari berbagai daerah, yang bisa menambah pengetahuan saya.

Ya, pertemanan jadi keuntungan paling besar saat ini yang saya dapat dari nge-blog. Tentu lah, dari pertemanan itu, akan lahir keuntungan-keuntungan lain yang hasilnya bisa saya rasakan sekarang atau nanti. Pertemanan yang menyenangkan.

At last, salam hangat dari solo buat teman-teman di seluruh penjuru yang sudi menyambangi blog (tak) bermutu ini. Lalu terima kasih buat Blogfam, yang sudah jadi benang merah penghubung antara para blogger indonesia di seluruh dunia.

Sekarang, saya menempuh langkah ke setahun-setahun berikutnya. Insya Allah.

31 agt 2006

irf