Yuuhhhuuuuuuuu……
Saya lagi senang. Rasa penasaran saya terhadap musiknya SRV sedikit terbayar, setelah saya ketemu situs yang menyediakan lagu-lagunya SRV dan bisa di-download gratis. Lumayan, satu album full. Meski pada akhirnya, kegratisan itu harus dibayar dengan masuknya spyware dan virus trojan, yang membuat saya harus meng-install ulang komputer yang biasa saya pakai bekerja di kantor. Gak papa …. :p

Who is SRV?
Anda - kalau bukan seorang penikmat blues - tentu asing dengan white bluesman yang meninggal dalam kecelakaan helikopter di East Troy, Wisconsin pada 27 Agustus 1990 di usia 35 tahun ini. Stevie Ray Vaughan (SRV), seorang legenda blues yang banyak meng-influence para bluesman dalam memetik gitar, seperti halnya Jimi Hendrix meng-influence para satria bergitar di seluruh dunia.

Saya pertama tahu SRV ketika saya belum menyukai blues. Saya, saat itu, kalau mendengar blues selalu berkomentar, “Wah, musik apa ini, bikin ngantuk!”. Nama SRV saya ketahui di cover album Mane Atrraction-nya White Lion, yang memuat komposisi blues ala Vitto Bratta - gitarisnya White Lion - berjudul Blue Monday. Komposisi blues yang ringan, tapi cukup enak didengar. Di cover album itu ditulis, bahwa komposisi itu didedikasikan untuk mengenang SRV.

Selang beberapa tahun, saya berkenalan dengan majalah Newsmusik, majalah khusus musik terbitan Indonesia yang sekarang sudah almarhum. Majalah itu sering membahas blues dan sering sekali memuat nama SRV sebagai bluesman yang berpengaruh besar. Saat itu, otak saya sudah mulai teracuni blues, meski belum dibilang kronis.

Dari majalah itu pula, saya tahu SRV sudah mendiang. Selang beberapa lama, saya mulai hunting kasetnya SRV di toko kaset resmi di Solo-Jogja-Surabaya, sampai ke bakul kaset bekas di atas trotoar Jalan Pemuda Semarang atau di pojokan Pasar Beringharjo Jogja. Hasilnya? Nihil. Rekaman SRV sudah nggak ada. Malah si penjaga toko kaset yang saya tanya sering nggak tahu SRV. Kalaupun ada, yang ada hanya rekaman Tribute to SRV, dimana lagu2 SRV dimainkan oleh para pengusung blues, dengan style blues khas mereka tentunya. Saya beli album tribute itu, sekadar melampiaskan rasa penasaran saya.

Pernah juga saya mendapat kaset kompilasi blues bekas, yang memuat Texas Flood dan Dirty Pool, dua diantara sekian banyak karya SRV. Yah, lumayan, penasaran saya sedikit berkurang lagi.

Nah, beberapa hari lalu, saya berinteraksi dengan pandora.com, layanan radio internet, yang saya ketahui dari blog-nya Bang JAF. Situs itu bisa mencari lagu-lagu bergenre sama, ketika memasukkan sebuah judul lagu. Saya, saat itu, memasukkan Since I’ve Been Loving You-nya Led Zeppelin, salah satu lagu favorit saya yang berirama blues. Tak lama kemudian, voila … muncul beberapa lagu beraliran blues, yang diputar secara bergantian oleh pandora.com. Salah satunya, lagunya SRV yang saya lupa judulnya.

Tak lama kemudian, saya kepikiran untuk mencari download gratisan lagunya SRV lewat yahoo, dan menemukan sebuah situs yang saya maksud. Dan bukan hanya lagu-lagunya SRV sodara-sodara, yang berhasil saya save dalam hard disk komputer saya. Saya juga memperoleh lagunya BB King, Robert Cray dan Buddy Guy, yang semuanya termasuk koleksi langka karena sudah sulit ditemui di toko-toko musik. Oh, bahagianya saya.

Saya berhasil mendapatkan satu full album SRV, yang judulnya Slow Blues (kalau nggak salah). Lagu2nya keren. Ada Texas Flood dan Dirty Pool yang sudah saya kenal. Ada Ain’t Gone n Give Up On Love, yang juga sudah saya kenal dari album Tribute to SRV, dimana di album tersebut lagu itu dinyanyikan dan dimainkan oleh Eric Clapton.

Tapi yang paling saya suka, adalah Tin Pan Alley. Blues-nya terasa menusuk. Sangat dalem. Sekilas, lagu ini mirip lagu blues-nya Time Bomb Blues (band blues asal Bandung) berjudul Goodbye My Blues. Tapi, Tin Pan Alley lebih kental blues-nya. Dan lagu ini berhasil saya nobatkan jadi lagu blues favorit, mendampingi Since I’ve Been Loving You-nya Led Zeppelin.

Tapi, bencana datang setelah saya berhasil men-download banyak lagu. Mak …. thek, komputer saya hang. Saya restart, komputer saya jadi lemot. Setelah itu, bertubi-tubi pemberitahuan bahwa komputer saya terinfeksi virus trojan dan serbuan spyware membuat kerjaan saya terganggu. Saya sampai pindah ke komputer rekan lain, untuk menyelesaikan editing berita. Dan beberapa hari lalu, saya harus merelakan jatah tidur saya dengan tetap tinggal di kantor malam-malam, untuk meng-install ulang komputer saya. Sekarang sih, udah normal lagi.

Btw, balik lagi ke SRV. Ada yang mau berbaik hati, kiranya Anda bisa menemukan kaset atau CD SRV di toko kaset, lalu membeli dan mengirimkan kepada saya secara gratis ? Alangkah berterimakasihnya saya, jika itu dilakukan Anda …. hehehehe

Jikalau tidak, seandainya Anda memberitahu ada toko musik di kisaran Semarang, Solo dan Jogja yang masih menyediakan kaset-kasetnya SRV (bukan yang tribute), sudilah kiranya memberitahu saya. Sangat saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas kebaikan hati Anda memberitahukan nama dan alamat toko tersebut. Oh ya, informasi ini juga berlaku jika Anda menemukan kaset-kasetnya Jimi Hendrix (bukan tribute) di toko-toko musik yang Anda datangi. Sebelum dan sesudahnya, matur nuwun …

irfblues
*niru-niru jeff beck, yang salah satu albumnya diberi titel jeffblues*