Siapa bilang Playboy Indonesia edisi kedua tidak akan terbit? Lha ini, sudah ada contekan cover-nya di internet, sekadar memberi gambaran soal isi Playboy Indonesia edisi kedua kepada para pembacanya? Tapi kayaknya edisi kedua ini hanya akan terbit di Jawa Timur, karena memang Edisi Jawa Timur. Nggak percaya?

Ini dia, cover edisi kedua Playboy Indonesia Edisi Jawa Timur : p

Image hosting by Photobucket

Saya nggak tahu, siapa yang iseng membuat cover Playboy Indonesia, yang kayaknya khusus hanya akan diedarkan di Jawa Timur (lihat tulisan Edisi Jawa Timur) itu. Kemarin, saya mendapatkannya dari rekan saya di kantor, yang mendapat gambar dagelan itu dari kiriman e-mail seorang rekannya. Weleh, enek-enek ae areke sing nggawe gambar iku. Kreatif ….

Laiknya Playboy, logo Playboy Edisi Jatim ini juga kelinci, tapi bukan kelinci berdasi kupu-kupu seperti di majalah nudis bikinan Hugh Hefner itu. Tapi kelinci Roger Rabbit, maskotnya Warner Bros …. kekekekeke.

Tagline-nya nih, keren. Majalah Arek Lanang Sing Seneng Dulin & Mbethik. Majalah Khusus Anak Cowok Yang Suka Main (Ngelayap, Red) dan Tambeng (Nakal, Ndableg) … hihihiihi

Menu yang ditawarkan …. sebentar, tak ketawa dulu…… xixixixixixixi ….. :
1. Tip & Trik : Cara Sehat Adus Nang Kali (Cara Sehat Mandi di Sungai)
2. Pro & Kontra Nyolong Pelem (Pro & Kontra Mencuri Mangga)
3. Info Lomba Nepil Manuk (Info Lomba Ngetapel (Ketapel) Burung)
4. Praktek Ndandani Sepeda Pancal (Praktek Membetulkan Sepeda Onthel)
5. Layangan: Sembrono, Awas Njegrik Kesetrum (Layangan: Sembrono, Awas Njegrik (nJigrak rambutnya, Red) Kesetrum)

Harganya (kalau bener-bener diedarkan …. hihihihihi) Rp 30 ribu. Konon, itu harga wajar untuk majalah konsumsi dewasa, agar anak-anak usia sekolah nggak kuat beli. Ini dalih yang dipakai publisher majalah konsumsi dewasa yang juga tidak hanya sekali dua kali saya konsumsi dengan cara menyewa (sori, gak ada anggaran untuk beli. kalau nyewa, masih bolehlah … hehehe). Di bagian kirinya, lihatlah, ada tulisan yang dipasang vertikal, “UNTUK KALANGAN TERBATAS”. huakakakaka…….

Sebagai gambaran isinya, dimana Playboy lekat dengan imej nudis, maka foto yang dipajang pun menampilkan foto nudis, meski tidak semuanya. Entah, jika RUU APP nanti disahkan menjadi UU APP, mungkin para cover boy dan cover girl yang tampil itu akan terkena pasal pelanggaran UU APP ….. kekekekekekekeke

Kreatif. Acung jempol buat pembuatnya, yang saya tidak tahu siapa namanya dan ada dimana posisinya. Salut … salut ! Kritik sosial memang tak harus disuarakan dengan berkoar, tapi lewat ide kreatif kadang lebih mengena dan sekaligus menghibur orang yang melihatnya.