Selasa, 14 Maret 2005
10.30-12.00 WIB
Ruas jalan Sol0-Jogja
Cuaca cerah, hawa lumayan panas
My black beauty vehicle GL Pro, kecepatan rata-rata 80-90 km/jam

Ini cerita tentang perjalanan ke Jogja. Dalam perjalanan kali ini, saya mengusung dua misi. Pertama, nyari bengkel kerjanya Pak Hadi, pembuat gitar merek Zianturi di daerah ring road utara Jogja. Kedua, menemui Mbak Vie, selebritis Blogfam (kekeke….) dari Banyuwangi yang sedang roadshow ke tiga kota, dimana salah satu kota tujuannya adalah Jogja.

Misi pertama dulu.
Zianturi. Ada yang kenal merek gitar itu? Kalo belum, tak apa. Zianturi memang belum seterkenal Fender, Ibanez, Gibson, atau merek ternama gitar lain. Tapi bagi beberapa gitaris negeri ini, Zianturi sudah dikenal. Merek gitar ini asli lahir di Jogja. Tapi nama Zianturi tak seterkenal pembuatnya, Pak Hadi. Dia adalah salah satu pembuat gitar terbaik di negeri ini.

Saya tahu nama Pak Hadi setelah membaca situs gitaris.com dan membaca profil Zianturi di friendster. Nama Pak Hadi ada di jajaran nama gitaris yang direview di situs itu. Tapi ia direview bukan karena kehebatannya menarikan jemari di atas dawai. Melainkan karena kepiawaiannya membuat gitar.

Nah, saya datang ke bengkel kerjanya Pak Hadi ini karena ingin bertanya soal biaya pembuatan bodi gitar listrik. Ya, survei…gitu. Buat perbandingan harga. Tapi sayang, Pak Hadi nggak ada. Orang yang menemui saya akhirnya memberi nomor HP Pak Hadi dan saya diminta bertanya soal harga lewat SMS.

Oke, misi pertama usai…….
Oh ya, belakangan, dari SMS balasan Pak Hadi, saya dapat jawaban, biaya pembuatan bodi gitar listrik dengan model gitarnya Ernie Ball Musicman Axis seperti gambar di samping kanan (cuma bodi, nggak pake pick up, tremolo dan tuner) di tempat Pak Hadi mencapai Rp 1,5 juta. Oh my God, danaku tak cukup! Kualitas gitar buatan Pak Hadi emang bagus, sih. Sudahlah, lupakan Pak Hadi. Cari tempat lain yang harganya lebih terjangkau….hiks)

Sekarang misi kedua.
Beberapa waktu lalu, Mbak Vie - salah satu juragan di Blogfam (kalo ente-ente yang baca tulisan ini ngaku anak Blogfam, minimal pasti udah pernah dengar namanya. Terkenal, lho! Asli! Ra ngapusi….) - minta nomor HP saya. Karena saya anak baik, tak kasihlah dia nomor HP saya (kekekeke……). Dia bilang mau roadshow ke tiga kota, termasuk ke Jogja. Dan dia pingin ketemuan dengan saya di Jogja.

Oke, beibeh…. Ini sesuatu yang tertunda. Akhir tahun lalu, Mbak Vie sebetulnya udah ngajak ketemuan di Jogja. Tapi karena satu dan lain hal, dia nggak jadi ke Jogja.

Sebelumnya, saya belum pernah bertemu dengan teman-teman blogger yang selama ini sering berinteraksi di dunia maya. Jadi, ini adalah pertama kali saya bertatap pandang secara langsung dengan para blogger. Istilah kerennya, kopi darat (kopdar), bukan kopi tubruk ataupun kopi saya bundar….

Hmm….nggak deg-degan sih, wong orang yang mau saya temui bukan presiden. Biasa aja. Cuma rasanya, gimana gitu, ketemu sama orang yang sudah dikenal, tapi sebelumnya tidak pernah ketemu. Oh ya, acara kopdar digelar di Popeyes Kedaung, resto cepat saji milik Olive, pacarnya Popeye…..hihihihi…nggak ding.

Setelah sempat ngabisin duit dengan beli DVD bajakan konsernya Deep Purple dan ngabisin bensin muter-muter Jogja, jam 14.00 saya ditelpon Mbak Vie. Katanya dia dah di Popeyes, lagi makan. Meluncurlah saya ke Popeyes….

Celingak-celinguk, mana yak orangnya? Voila, Mbak Vie ternyata lagi ngobrol sama Mas Khun - blogger juga - di pojokan (hmmm…ternyata orangnya senang mojok). Basa-basi pun terjadi, disertai obrolan perkenalan. Well….asyik juga nih orang. Ramah, bukan rajin menjamah. Juga rame, bukan rajin me-njamah…hehehe.

Tak berapa lama ngobrol, muncul satu persatu blogger Jogja. Unai, Boy, Iwan muncul. Setelah itu, Yutie datang bareng adiknya (nama adiknya Yutie lupa, je!, disusul Sash dan Adi. Lima cewek, lima cowok berkumpul. Hohoho…nice to see you all, prends!

Ritual kopdar pun dimulai. Potrat-potret, tuker-tukeran alamat blog, obrolan seputar blog, dsb dsb dsb dsb sdsb sdsb sdsb … mengalir. Asyik juga yak, ketemuan sama temen-temen yang sebelumnya belum pernah ketemu. Tapi kok ya rasanya udah kayak kenal lama.

Tapi sayang, saya nggak bisa ikut kopdar lama. Pukul 15.00, saya mesti balik ke Solo. Sebetulnya masih pingin ngobrol sama mereka, sih. Tapi apa daya, tanggung jawab menanti. Setelah pamit, disertai tangis haru temen-temen yang nggak rela saya pulang duluan (huakakakakakaka….ini asli bohong) saya pun menggilaskan roda motor saya di atas aspal jalanan Jogja-Solo lagi. Ngebut, karena sudah meninggalkan rapat redaksi.

Kasih kabar ya prends, kalo ada kopdar di Jogja lagi. Siapa tahu bisa ikut. Kalopun enggak, saya boleh mampir to ke rumah atau kos ente, kalo dolan ke Jogja? Ya, sekadar nyari es teh dan makan gratisan….huakakakakakaka. Soalnya kalo ke Jogja, sekarang nggak ada tempat singgah, je! Adikku yang dulu kuliah di Jogja udah lulus sih. See you next time, Insya Allah.

Dan misi saya ke Jogja hari itu selesai. Sampai kantor, langsung lemes, capek, tapi kudu menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan.

Foto diatas diambil di salah satu sudut Popeyes Kedaung. Berdiri, dari kiri Adi, Vie, Unai, Sash dan Yutie. Yang jongkok, dari kiri Irfan, adiknya Yutie, Iwan, Boy dan Khun.