(bagian terakhir dari trilogi ceceran cerita mudik saya ke ndeso)
Ahad, 6 November 2005, tiga hari pasca Idul Fitri
Hiks, time to go back now ! Jatah libur lebaran saya sudah habis. Padahal rasanya masih belum puas merasakan suasana rumah. Tapi apa daya, tanggung jawab akan pekerjaan sudah menanti. Yah, akhirnya, mau tidak mau, saya harus packing lagi barang-barang yang akan saya bawa mudik. Kali ini mudik ke kota kedua, ke Solo, dimana saya bekerja.
Baju-baju dimasukkan lagi ke tas yang sama. Beberapa oleh-oleh - keripik jamur dan carica - untuk rekan2 di Solo ikut berjejal di dalam tas. Keping VCD konser band favorit saya - yang di rumah gak pernah ditonton - ikut saya bawa. Ups…..berat sekali bawaan ini. Kayaknya lebih berat dibanding pas mudik ke Wonosobo.
(more…)



