Bali Meledak Lagi? Masya Allah….
Negeriku tersayat lagi
Matanya mengalirkan air mata
Menahan perih lukanya lagi-lagi dipaksa menganga
(ah, nggak sanggup aku meneruskan kalimat diatas. Terlalu sedih, merasakan derita negeri yang tak kunjung usai. Sedih, yang saya pikir juga dirasakan semua penghuni bumi nusantara)
(Tadi sore, sekitar pukul 18.00, Bali diguncang bom lagi. Tidak tanggung-tanggung, ada enam ledakan di tiga tempat berbeda. Di Kuta Square, di Jimbaran dan di Nusa Dua. Laporan sementara yang ditayangkan di TV, 27 luka dan 21 tewas. Beberapa korban adalah warga asing.
(Masya Allah, kenapa para pelaku peledakan bom itu tidak pernah rela negeri ini hidup dalam damai? Kenapa orang-orang berhati batu itu tega mengalirkan darah sesamanya? Dan kenapa harus Indonesia lagi, yang belum lagi pulih dari deritanya yang terus mendera tahun-tahun belakangan ini? Astaghfirullah…..)
(Baru tadi pagi, 1 Oktober, negeri ini dipaksa menangis melihat anak-anak negerinya harus menghadapi realita bahwa hidup mereka harus prihatin lagi setelah pemerintah menaikkan harga BBM. Belum lagi 24 jam berselang sejak BBM dinaikkan, ibu pertiwi harus terpukul lagi. Tubuhnya harus berdarah lagi, dikoyak bom yang diledakkan oleh orang-orang tak bertanggung jawab)
(Siapa pelaku peledak bom itu? Katanya teroris. Apakah si teroris itu masih saudara satu negeri denganku? Atau orang-orang dari negeri asing yang tak rela negeri ini damai? Apakah mereka orang-orang yang menikmati rintihan sakit dari korbannya? Atau orang-orang yang dibayar pihak yang iri jika negeri ini hidup tenteram?)
(Siapa teroris itu? Atas alasan apa mereka menghilangkan nyawa orang yang mereka pun tidak mengenalnya? Atas alasan apa mereka menyakiti bumi indah Indonesia? Atas dasar apa mereka tertawa menyeringai di atas darah yang mengalir?)
(Terbuat dari apa hati kalian, hai para teroris? Apa mata nurani kalian sudah buta? Hai para teroris, kenapa kau bisu tak menjawab pertanyaanku?)
Astaghfirullah……
Gusti Allah, ampuni kami……
semoga ini tragedi bom yang terakhir kali. semoga nanti tak terjadi lagi.




Ummi pernah posting dgn judul “CondolenceS”
Sebel. mangkel, kesel, penasaran sama yg namanya tukang nge-bom.
Sapa sih yg mau menghancurkan negeri ini? kiat tuh lagi gak perang sama siapa2 kan?
Kalau di Palestine, jelas si tukang Bom bunuh diri tujuannya.
But, di Indo tuh apa sih tujuannya??
Kadang Ummi suka berpikir, mungkin kita sedang di adu domba, atau ada negara yg memang mau memporakporandakan Indonesia.
Jadi mungkin saja bukan orang Indo yg nge-bom.
Seandainyapun org Indo, yah org itu wong edan….
Duh maap yah, jadi nyeleneh ginih….
Peace
Comment by Lili — October 2, 2005 @ 8:58 am
Indonesia memang negara yang sungguh menderita, bertubi-tub cobaan yang kita hadapi, walalupun begitu, rakyat indonesia tetap masih bisa melewati semua keadaan ini, benar-benar rakyat yang LUAR BIASA
Comment by Di — October 3, 2005 @ 1:05 am
Amiin!
ikut doain mas *nunduk*
Comment by Ash! — October 3, 2005 @ 4:28 am
dengernya sempet shock. sebel. mana mau bulan puasa, kok yang beginian masih ada. sempet kepikir–apa ini kerjaan orang2 gak jelas supaya indonesia terasing? jadi turis pada nggak jadi ke sini?
sedih deh..
Comment by donna — October 3, 2005 @ 7:19 am
Postingannya mas Irfan kok samaan mulu yah sama si reredeny?! eniwei… aku miris banget klo denger berita Bom Bali. mendingan gak denger deh..hiks!
Comment by dewi — October 3, 2005 @ 9:04 am
Higs….beRsedih kembali, merinding lo liat video rekaman detik2 sebelum kejadian, msh ga abis pikir, motivasi apa org uh melakukan bom bunuh diri itu. tabahlah indonesiaku!
Comment by TRie — October 4, 2005 @ 7:05 am
entah apa yang ada di pikiran mereka !!
1. ingin protes akan kenaikan BBM?
2. ingin berkorban atas nama agama?
3. ato malah ingin mengalihkan perhatian dari huru-hara BBM?
yang pastii sih menurutku kalian kejiii banget…
Comment by freely — October 4, 2005 @ 9:40 am
emboh wes.. arep dadi opo negara ini?
met puasa ya..
Comment by vi3 — October 5, 2005 @ 11:11 am
sedih..sedih..^sigh^
Comment by utHe — October 5, 2005 @ 11:26 pm
apdet bro!
Comment by vi3 — October 11, 2005 @ 7:27 am