Ini otak-atik kata tentang kepanjangan BBM yang terlintas di otak saya sejak sore tadi, setelah tahu bahwa berita yang bakal saya edit kebanyakan berkisar tentang BBM. Entah itu yang harganya bakal naik per 1 Oktober, yang stoknya langka di pasar, antrean panjang pembeli BBM di SPBU-SPBU di Solo, ditangkapnya penimbun BBM, dsb … dsb.

Otak-atik kata ini juga tak bikin buat mengeliminasi (walah….bahasanya AFI banget!) kesuntukan karena masalah BBM ini terus menerus hadir di keseharian. Mau nggak ikut mikir, wong tiap hari menghadapi. Tapi kalo dipikir bener, malah tambah suntuk. Huh ….

————————————-

Bahan Bakar Minyak
(ini arti resmi yang di-release oleh Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak bertahun-tahun yang lalu. Sampai hari ini kalimat yang merupakan kepanjangan dari tiga huruf - BBM - itu masih berlaku)

Bola Bali Mundak (regane)
(arti: berkali-kali naik harganya. dalih pengurangan subsidi dari pemerintah menjadi sebab naiknya harga BBM. posisi pemerintah disini - menurut saya - serba salah. dinaikin harganya, bikin rakyat sengsara, nggak dinaikin juga disalahin sama IMF. yah, beginilah nasib negara yang ekonominya masih tergantung sama hutang dari negara-negara maju. tapi mungkin itu tidak akan terjadi, kalau negeri ini “benar urus”. sayang, negeri ini “salah urus”)

Bikin Botak (Kepala) Mikirnya
Biso Bothak Mikire
(apalagi kalo harganya sudah selangit. hiks… maklum, rata-rata penduduk di negeri ini pendapatan per kapitanya masih rendah)

Bener-Bener Menyusahkan
(menyusahkan orang yang sudah susah. lha pendapatan mereka bisa habis buat beli BBM, dong. terus duit buat makan dari mana?)

Bener-Bener Menyedihkan
(menyedihkan, karena kata orang pintar, negeri ini mengandung minyak yang banyak. tapi kok yo, masalah minyak saja kita kesulitan. ingat kasus blok cepu? ah, embuh…. ra weruh)

Bisa Buat Membakar
(terserah mau bakar apa. bakar sate, bakar ikan, bakar ketela, terserah. asal jangan bakar orang atau bakar gedung. bisa ditangkap polisi)

Bahan Bom Molotov
(khususnya bensin. soalnya belum pernah tahu ada bom molotov berbahan solar. asapnya item kali ya, kalo molotov pake solar. kayak mobil diesel yang mesinnya sudah soak…hehehe. wuah, jadi ingat jaman demo menggulingkan Soeharto 1998 dulu di kampusku. pake lempar-lemparan molotov sama pasukan Dalmas…hehehehe)

Bikin Badan Meriang
(karena duit buat beli obat habis untuk beli BBM)

Bisa Buat Mendhem
(mendhem = mabok. coba aja mabok dengan nenggak bensin atau solar, dijamin mendhem duwur alias mabok tingkat tinggi……hehehehe. bisa juga tuh buat nyaingin pemain kuda lumping….hihihihi)

Byuh…Byuh….Mahalnya
(kekeke…maksa banget kepanjangannya)

Bisa Buat Mandi
(ada nggak ya orang yang mandi pakai BBM? hehehehe)

Busyeeeeeetttt….. Barangnya Menghilang
(iya kan, tuh BBM belakangan menghilang di pasaran. kalo gak hilang, gak mungkin ada antrean panjang minyak tanah. gak mungkin orang harus antre berjam-jam di SPBU untuk beli BBM. woi, pertamina, kau kemanakan BBM kami?)

Bener-Bener Menggiurkan
(menggiurkan untuk ditimbun? menggiurkan sebagai ladang korupsi para koruptor?)

Buat Bakar Menyan
(kalo ini dilakukan oleh para dukun…hihihihi)

Baunya Benar-Benar Memabukkan
(coba aja menghirup bau bensin, solar atau minyak tanah terus menerus. dijamin pusing….kekekekeke)

wis ah. ada yang mo nambahin?