ocehanSeptember 28, 2005 2:06 pm

Ini otak-atik kata tentang kepanjangan BBM yang terlintas di otak saya sejak sore tadi, setelah tahu bahwa berita yang bakal saya edit kebanyakan berkisar tentang BBM. Entah itu yang harganya bakal naik per 1 Oktober, yang stoknya langka di pasar, antrean panjang pembeli BBM di SPBU-SPBU di Solo, ditangkapnya penimbun BBM, dsb … dsb.

Otak-atik kata ini juga tak bikin buat mengeliminasi (walah….bahasanya AFI banget!) kesuntukan karena masalah BBM ini terus menerus hadir di keseharian. Mau nggak ikut mikir, wong tiap hari menghadapi. Tapi kalo dipikir bener, malah tambah suntuk. Huh ….

————————————-
(more…)

ocehanSeptember 26, 2005 4:39 am

I’m on my way
Well, I’m on my way
Home sweet home
Tonight tonight

I’m on my way
Just set me free
Home sweet home

(Motley Crue, Theatre of Pain album)

Sabtu kemarin, saya mudik, mulih nang ndeso, pulang kampung, ke Wonosobo, setelah dua bulan lebih gak menengok rumah. Perjalanannya sekitar 5 jam, karena bus yang saya naiki jalannya agak lemot.
(more…)

ocehanSeptember 19, 2005 2:03 pm

Fyuh, dua hari ini Solo diguyur hujan.
Alhamdulillah….
Bikin adem otak yang sedang mendidih.
Selain itu juga bisa membaui wangi tanah yang menyeruak ke udara. Hmmmm…..

Kalo hujan turun, saya selalu ingat sama kebesaran hati seorang kusir andong (andong, dokar atau delman, sama aja) yang pernah kusir itu omongkan ke bapak saya. Kejadiannya sudah lama banget. Mungkin pas saya masih SMA atau kuliah, saya sudah tidak ingat. Kebetulan, rumah saya di desa sana - Wonosobo (paling gak pada ngerti. maklum, kota kecil di kaki gunung) - ada di pinggir jalan. Nah, jalan di depan rumah saya itu dipakai untuk mangkal dokar.
(more…)

musikSeptember 15, 2005 1:26 pm

….. So long
….. it was so long ago
….. But I’ve still got the blues for you

(Still Got the Blues - Gary Moore)

“Kenapa kamu suka musik blues?” tanya salah satu teman saya waktu ketemu di Yahoo! Messenger.
Saya yang ditanya malah bingung menjawab. “Kenapa ya, kok saya suka musik blues?” kata itu yang ada di otak saya.
“Karena saya tidak bisa bermain gitar seperti Yngwie Malsteen, John Petrucci, Kirk Hammet, Joe Satriani, Steve Vai, atau pendekar-pendekar gitar lain,” jawab saya kemudian.
(more…)

ocehanSeptember 11, 2005 1:22 pm

Sebetulnya udah males mencurahkan uneg-uneg soal pesawat. Soale udah nulis Airplane Crash dan Airplane Disaster sebelum episode Airplane Bosok ini. Tapi sehabis baca koran tadi, otak saya terusik lagi untuk menulis soal pesawat. Kalo gak dicurahkan, takutnya ntar jadi bisul…hehehehe….

Koran yang saya baca tadi salah satu artikelnya berjudul “Empat Pesawat Boeing 737-200 Dikandangkan”. Saya baru baca judulnya, saat saya menebak isi beritanya. Tentu soal pesawat yang dipakai maskapai penerbangan Indonesia, yang sebetulnya sudah waktunya pensiun tapi masih dipaksa terbang.
(more…)

ocehanSeptember 9, 2005 1:18 pm

hhhhhhhhhh………….. (menghela nafas)

Beberapa hari ini - terutama setelah nahas Mandala Airlines di Medan - kok kuping ini - mau tidak mau - harus mendengarkan berita soal musibah dunia penerbangan terus. Berita Mandala belum lagi mereda, sudah ada berita soal penerbangan beberapa pesawat yang ditunda karena masalah teknis. Ada yang mendarat darurat, ada yang gagal take off, dan macam-macam.

Hari ini, Jum’at, 9 September, bahkan ada kecelakaan pesawat lagi. Pesawat CASSA milik DAS nyungsep. Tadi tahu pas lihat berita di tivi, cuma karena lagi konsen ngedit berita jadi tidak begitu tahu, penyebabnya apa. Hidung pesawatnya ringsek. Selain itu, ada juga pesawat lain yang urung take off karena masalah teknis. Kalau tidak salah juga, pesawat itu milik DAS juga.

Duh, kok musibah dunia penerbangan ini terjadi bertubi-tubi? Ada apa gerangan?
(more…)

ocehanSeptember 8, 2005 12:38 pm

Masya Allah, dunia penerbangan Indonesia harus menangis lagi. Beberapa hari lalu Mandala Airlines mengalami nahas, gagal take off kemudian jatuh di pemukiman padat penduduk dan terbakar. Hampir 150 orang tewas dalam kejadian itu. Kejadiannya di Medan.

(Sebetulnya udah dari kemarin-kemarin ingin nulis soal ini. Tapi susah banget nemu kalimat yang pas. Gak tau, kenapa. Udah nyoba nulis, tapi sulit banget buat bikin ending-nya.)
(more…)

ocehanSeptember 2, 2005 1:11 pm

Tulisan ini masih ada hubungannya - meski sedikit - dengan tulisan sebelumnya berjudul “Nina”.

Di postingan berjudul “Nina”, saya menulis soal kesan saya akan keramahan seorang penyanyi bernama Nina, yang sebelum bersolo karis namanya melambung bareng kelompok vokal Warna. Ramah banget, orangnya. Padahal kalo misalnya dia agak kemayu dan jaim pun, mungkin orang awam tidak akan banyak yang protes. “Maklum, orang terkenal,” mungkin begitu pikir orang awam, kalo misalnya melihat seorang public figure kemayu dan jaim.

Sebetulnya, tidak hanya Nina yang sudah saya rasakan keramahannya. Banyak. Pekerjaan saya sebagai jurnalis, membuat saya sering ditugaskan bos saya untuk meliput acara hiburan - terutama konser - dari public figure terkenal. Tidak jarang pula, ada sesi wawancara dengan si artis yang tampil.
(more…)

ocehanSeptember 1, 2005 12:59 pm

Jum’at, 26 Agustus kemarin, saya dapat telpon dari Sony BMG Indonesia, perusahaan rekaman yang menaungi beberapa penyanyi dan band terkenal. Orang yang telpon mengundang saya - nama orang itu Mas Meidi (gak tau nulis namanya bener atau tidak) - untuk ketemu dengan Nina Tamam, penyanyi jebolan kelompok vokal Warna, yang sedang promo tour album solo perdananya - judul albumnya Nina - di Solo, pada Sabtu keesokan harinya.

Undangan itu lalu saya sampaikan ke Redpel saya, yang kemudian menugaskan saya untuk mewawancarai Nina. Hari Sabtu siang, saya ditelpon lagi sama Mas Meidi. Dia memberitahukan kalau jadwal saya ketemu dengan Nina di Hotel Lor In Solo pukul 17.00. Saya pun berangkat ke hotel itu sebelum pukul 17.00.

Setelah minta resepsionis untuk menghubungi orang Sony BMG yang sedang istirahat di kamarnya, saya diminta menunggu di lobi hotel. Saya pun duduk di salah satu kursi yang tersedia.
(more…)