Kado Buat Negeri 1
Negeri ini negeri salah urus
Dipegang dan dikendalikan oleh orang-orang yang nuraninya tak becus
Yang merongrong harta dengan rakus
Tak peduli tubuh ibu negeri semakin kurus
Katanya gemah ripah loh jinawi
Tapi (mungkin) itu berlaku bagi orang-orang yang nuraninya mati
Yang matanya terbuta karena nikmat korupsi
Dan yang tak butuh harga diri di hadapan Tuhan nanti
Negeri ini adalah negeri yang menyenangkan
Disini, hukum bisa dibeli
Disini, mengembat uang rakyat bisa dilakukan kapanpun
Disini manipulasi bisa tak terdeteksi
Disini …… ah, rasanya terlalu banyak deret daftarnya jika harus dibeberkan disini.
Kado Buat Negeri 2
Sumpah serapah keluar dari mulut ini setiap hari
Memaki kebusukan yang meraja di negeri ini
Padahal, jika bertanya ke nurani, tak pantaslah kita memaki-maki negeri sendiri
Sungguh, tak pantas
Karena kitapun sudah sering memberi sakit yang tak terperi
Memberi luka yang membusukkan daging
Tapi negeri tetap menerimanya dengan lapang hati
Maafkan kami, negeriku
Karena lebih banyak makian yang kuberikan padamu
Karena lebih banyak tikaman pisau yang kutusukkan di nadimu
Karena lebih banyak rajaman batu kulemparkan ke wajahmu
Daripada berbuat sesuatu yang bisa menyunggingkan senyum manismu
Maafkan kami, negeriku
Tusukan pisau kami terlalu dalam
Luka yang kami buat terlalu lebar
Tingkah kami terlalu memalukanmu
Maafkan kami, negeriku
Kado Buat Negeri 3
Sudah cantikkah penampilanku, karena aku harus merayakan ulang tahunku?
Sudah rupawankah aku, karena aku harus menyambut tamu yang akan datang di pestaku?
Sudah maniskah senyumku, yang nanti akan kuperlihatkan pada mereka, juga pada pada anak-anakku?
Aku sanksi dengan kecantikanku
Karena begitu banyak luka yang tergores di muka
Karena begitu banyak sakit yang kualami
Tubuhku juga mengurus karena penyakit yang menggerogoti
Fisikku dulu lemah karena sakitku
Tapi sekarang sudah mendingan
Sakitku sudah agak berkurang, meski yang kronis masih bersarang
Aku mematut diri di depan cermin
Aku ternyata masih cantik
Wajahku masih sangat rupawan
Senyumku pun masih elok
Baiklah….
Aku akan membahagiakan anak-anakku, yang tak ingin aku terus berbaring
Aku akan memperlihatkan ketegaranku di depan mereka
Karena aku ada untuk mereka……
(irf)
mulai dibikin tanggal 16 Agustus sebelum pukul 00.00 dan selesai pada 17 Agustus 2005 setelah pukul 00.00. dibuat di kantor, usai mengerjakan halaman.
selamat ulang tahun, negeriku……
sejahteralah ……




Merdeka!
Comment by Imponk — August 20, 2005 @ 6:45 pm